Namun, Warkum berharap proses komunikasi dilakukan dengan cara yang profesional serta tidak menimbulkan situasi yang dapat mengganggu aktivitas pendidikan di sekolah.
“Saya tidak menutup pintu untuk media. Kalau ada yang ingin dikonfirmasi, silakan. Tetapi mari kita berkomunikasi dengan baik dan saling menghargai,” tegasnya.
Soal Parkir, Warkum Tegaskan Bukan Sepenuhnya Kewenangan Sekolah
Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah lokasi parkir siswa.
Warkum menjelaskan bahwa lokasi yang digunakan untuk parkir berada pada lahan masyarakat di luar lingkungan sekolah.
Dalam percakapan WhatsApp yang menjadi bagian dari klarifikasi, Warkum menyampaikan:
«“Urusan penggunaan jalan di lahan parkir bukan urusan kepala sekolah. Sekolah punya batas tembok itu.”»
Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan penjelasan mengenai batas kewenangan sekolah, bukan upaya menghindari tanggung jawab.
“Kalau mengenai parkiran, silakan dikonfirmasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan lahan tersebut atau kepada instansi yang mempunyai kewenangan. Saya sudah menyampaikan hal itu kepada beberapa rekan media,” jelasnya.




