*Adik Presiden RI, Bpk. Hashim Djojohadikusumo Mundur: Langkah Tepat Demi Nama Baik dan Kehormatan, Sangat Berpotensi Tercoreng oleh Oknum Zulfan dan Endi*
Langkah Adik Presiden RI, Bpk. Hashim Djojohadikusumo, dari dinamika yang berkembang di METI tidak dapat dibaca sebagai peristiwa administratif semata. Mundurnya Hashim dipandang sebagai sinyal kuat bahwa yang bersangkutan mulai mengambil jarak dan menunjukkan ketidaknyamanan terhadap pola-pola yang menyeret namanya dalam praktik negosiasi proyek dan perburuan rente. Sikap tersebut mencerminkan upaya menjaga integritas pribadi sekaligus penegasan bahwa penggunaan nama dan kedekatan dengan lingkar kekuasaan untuk kepentingan proyek bukanlah bagian dari garis perjuangan yang ia kehendaki. Yang diikuti secara bersamaan oleh Dr. AS Kobalen selaku Anggota Dewan Pengawas METI-IRES.
Dengan mundurnya Hashim, setiap klaim yang menjadikan namanya sebagai alat legitimasi proyek kehilangan dasar moral maupun faktual. Peristiwa ini sekaligus menjadi pesan politik yang jelas bahwa terdapat praktik yang telah melampaui batas dan tidak lagi sejalan dengan semangat tata kelola energi yang bersih dan berintegritas.




