Pada saat itu kita melakukan penangkapan dan ada tiga orang lainnya yang pada saat itu berada di TKP yang merupakan pembeli di lokasi tersebut. “Fenomena ini yang saya angkat adalah ada beberapa modus beberapa tempat yang ada di Pematangsiantar ini, pertama adalah bahwa di setiap titik yang menjadi target kita mereka mengcreate ini dengan sangat masif dan rapi tidak hanya ada penggali di dalam tetapi mereka yang merupakan di luar yang menggunakan handphone memberitahukan dan menginformasikan ada petugas,”Paparnya.
“Pada saat petugas lakukan upaya paksa penangkapan pengedar dan bandar narkoba sangat disayangkan ada oknum-oknum tertentu yang melakukan pertama perlawanan. Ada oknum-oknum tertentu yang menghalang-halangi bahkan mencoba merampas barang bukti yang berhasil diamankan petugas dan yang ironisnya lagi berupaya melepaskan tersangka yang diamankan ini tidak boleh lagi terjadi. Oleh sebab itu penangkapan di Bangsal ada satu tersangka kita amankan yang memprovokasi warga sehingga melakukan perlawanan kepada petugas. Masih ada setidak-tidaknya tiga DPO penyerangan kepada petugas yang sedang kami cari untuk kami tangkap bersama Polres Pematangsiantar. Kami ucapkan terima kasih kepada Polres Pematangsiantar sudah menangkap satu orang,” Sambungnya.




