Jakarta, Nusnet.news– Di tengah mendesaknya agenda transisi energi dunia termasuk Indonesia, integritas tata kelola proyek energi harus menjadi fondasi yang kuat. Transisi energi bukan sekadar transformasi sumber daya, melainkan revolusi cara pandang dan kerangka kerja dari praktik tertutup/gelap dan elitis menuju sistem yang transparan dan akuntabel, serta berpihak pada kepentingan publik (public interest-based). Energi bersih hanya bisa didapatkan melalui sistem dan tata kelola yang bersih.
Celakanya, di tengah semangat transformasi menuju energi bersih dan terbarukan, serta berkelanjutan, Gerakan Pemuda Energi mendapatkan temuan dari hasil investigasi terkait dugaan kuat penyalahgunaan lembaga Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) sebagai alat negosiasi, pemerasan bahkan rente, berbalut pengadaan atau pengamanan proyek-proyek energi nasional dengan cara “menjual nama” Bpk. Hashim Djojohadikusumo yang adalah Adik Kandung Presiden RI, Bpk. Prabowo Subianto. Dengan tujuan akhir demi kepentingan pribadi Oknum.




