Perampokan dan pembajakan proyek-proyek energi nasional jelas mencederai prinsip tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.
METI-IRES sebagai organisasi yang semestinya menjadi ruang konsolidasi gagasan serta penguatan energi terbarukan dan bersih yang dapat mendukung kehidupan sekaligus perekonomian justru diduga kuat dibajak, diselewengkan sebagai kendaraan kepentingan guna memperoleh keuntungan melalui pengaruh dan jejaring kekuasaan hingga pembocoran informasi rahasia dan penting terkait proyek-proyek energi nasional.
Zulfan Zahar selaku Ketua Umum METI diduga kuat melakukan pemerasan dan berburu rente dari pelaku usaha/swasta proyek-proyek energi nasional, dengan narasi seolah-olah untuk dan atas perintah dari Bpk. Hashim Djojohadikusumo, Adik Kandung Presiden RI, Prabowo Subianto), lalu menggunakan lembaga METI sebagai instrumen legitimasi berkedok pengawasan dan ruang konsolidasi pelaku usaha/swasta proyek-proyek energi, demi kepentingan pribadi sendiri.
Dalam dugaan perburuan rente proyek energi nasional, terkuak relasi sinergis antara Oknum Zulfan Zahar (Ketua METI) dan Endi Novaris Syamsudin (Executive Vice President IPP/Independent Power Producer).




