Pematangsiantar, Nusnet.news- Polemik antara guru MAN dengan Kepala Sekolah dan Komite kian memanas. Yendra Eka Putra (YEP), guru sekaligus orang tua siswa di MAN Pematangsiantar membantah tuduhan yang dilayangkan Komite dan Kepala Sekolah. Dia justru mengancam akan mengeskalasi persoalan ini ke tingkat Kementerian Agama.
YEP menyangkal telah dilaporkan ke Kanwil Kemenag Sumatera Utara terkait dugaan sebagai provokator dalam aksi pemasangan spanduk mosi tidak percaya. Ia mengaku telah mengonfirmasi langsung kepada Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumut, Dr H Erwin Pinayungan Dasopang.
“Kuhubungi tadi Pak Kabid, Pak Erwin Dasopang, terkait kabar saya dilaporkan Ketua Komite MAN ke Kanwil. Beliau bilang belum ada kabar. ‘Kabar dari mana?’ katanya. Tidak ada laporan masuk,” terangnya, Kamis (9/10/2025).
Dia menghaturkan terkait aksi pemasangan spanduk mosi tidak percaya di depan sekolah merupakan inisiatif bersama sejumlah orang tua siswa, bukan aksi pribadi dirinya.
“Awalnya orang tua mau bawa spanduk masuk ke sekolah seperti demo, tapi saya larang. Saya usulkan pasang di depan sekolah saja hari Minggu, biar aspirasi tersampaikan tanpa ganggu kegiatan belajar,” ujarnya.




