Berdasarkan keterangan saksi pertama, Pinta Sitorus alias Op. Mawar (53 tahun), warga setempat, truk tersebut sudah terparkir di pinggir jalan dekat rumahnya sejak sekira pukul 14.00 WIB dengan kondisi mesin mati dan lampu hazard menyala. Hal serupa juga dikuatkan oleh saksi kedua, Masril Sihaloho (53 tahun), seorang petani dari Dusun Partondian Nagori Tigaras.
“Sekira pukul 14.30 WIB saat saya hendak ke ladang, saya melihat truk sudah parkir di pinggir jalan dengan mesin mati dan lampu hazard menyala. Saya parkirkan sepeda motor saya di dekat truk itu lalu pergi ke ladang, tidak menaruh rasa curiga,” ucap Masril Sihaloho.
Saat petugas tiba di lokasi, korban ditemukan dalam posisi tidur memakai bantal dengan kepala mengarah ke pintu sebelah kiri. Baju korban dalam kondisi dilepas, hanya mengenakan kaos kutang yang disingsingkan ke atas, sandal dilepas dan tersusun rapi. Di atas jok, di samping perut korban, ditemukan balsem otot merek Geliga dalam keadaan terbuka — mengindikasikan korban sempat merasakan keluhan fisik sebelum menghembuskan napas terakhirnya.




