“Masinis sudah membunyikan klakson sebagai peringatan secara berulang, namun korban tidak memberikan respons maupun upaya menghindar dari jalur rel. Lokasi kejadian merupakan areal perkebunan dengan kondisi minim penerangan,” ujar AKP Verry menjelaskan kondisi saat kejadian.
Akibatnya, korban yang tidak merespons peringatan tersebut tertabrak kereta dan terseret sejauh sekitar 380 meter dari titik awal kejadian. Masinis KA R2802 langsung melaporkan kejadian kepada Pusdal Medan yang kemudian diteruskan ke Polsuska Dolok Merangir – Siantar.
“Tim kami bekerja sangat cepat. Setelah olah TKP, kami bekerja sama dengan petugas medis dari Puskesmas Dolok Batu Nanggar untuk membawa jenazah korban ke RSUD Djasamen Saragih guna dilakukan visum et repertum,” ungkap AKP Verry menjelaskan prosedur penanganan.
Barang bukti yang diamankan berupa celana jeans warna biru dan baju kaos oblong warna hitam, keduanya dalam kondisi koyak. Tim juga melakukan identifikasi korban berdasarkan dokumen kependudukan yang ditemukan.




