Ratusan warga Kelurahan Parapat mengalami dampak langsung dari banjir bandang dan longsor yang merusak peralatan atau perabotan rumah tangga mereka. Selanjutnya, Kabag Ops bersama personel Polres Simalungun kembali melakukan peninjauan pada Minggu malam hingga Senin dini hari untuk membersihkan jalan yang tertutup material banjir, sehingga jalan sudah bisa dilalui kembali.
Dalam implementasi respons cepat tanggap bencana, pada pukul 07.30 WIB, Forkopimda Kabupaten Simalungun menggelar kegiatan pembersihan dan penanggulangan bencana pasca banjir di Kota Parapat yang dipimpin oleh Bupati Simalungun. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bersinergi bersama unsur Kepolisian Resor Simalungun, TNI Kodim 0207/Simalungun, Pemkab Simalungun, serta masyarakat Girsang Sipangan Bolon dan Parapat. Apel pembersihan dilaksanakan di Pantai Bebas Parapat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Bupati Simalungun, dilanjutkan dengan laporan Komandan Apel. Bupati Simalungun kemudian memberikan arahan yang intinya menekankan bahwa tujuan kegiatan ini adalah demi kemanusiaan, yaitu pembersihan segala puing-puing pasca banjir. Setelah itu, dilaksanakan konferensi pers.




