“Oh, udah nampak kau! Kubunuh kau!” ujar Lidos sambil mengacungkan parang, seperti ditirukan oleh Jahiras di persidangan.
Melihat ancaman tersebut, Jahiras turun dari truk dan berusaha menyelamatkan Tapian Nauli dengan mendorongnya ke arah aparat kepolisian.
“Lari kau, mau dibunuh kau!” teriaknya.
Akibat dorongan itu, Jahiras terjatuh. Namun, Lidos justru semakin beringas dan mengayunkan parangnya dua kali ke arahnya. Beruntung, tas selempang yang dikenakan Jahiras menahan sabetan parang tersebut, meskipun robek dan mengakibatkan luka memar.
Bahkan setelah Tapian Nauli Malau dan Jahiras Hasudungan Malau sudah berada di dekat aparat kepolisian, Lidos Girsang bukannya takut, malah tetap mengejar mereka dengan brutal, berusaha membunuh. Melihat situasi semakin membahayakan, salah satu anggota kepolisian yang merasa keselamatannya terancam akhirnya terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke arah Lidos Girsang, yang saat itu menyerang membabi buta.
Kesaksian Saksi Lain dan Aksi Brutal Lidos Girsang




