Pria yang dikenalnya inisial UAS yang merupakan tetangganya tersebut menghampiri korban sembari mengacungkan sebilah parang yang dibawanya ke arah korban.
UAS kemudian mengancam korban dengan mengatakan
‘Diam kau, kalau nggak kubunuh kau bersama anakmu’.
Lalu korban yang ketakutan meminta tolong sembari bersujud dihadapan tersangka UAS.
Bukannya mendengar permohonan korban, sembari mengeluarkan ancaman, tersangka UAS malah memaksa korban menanggalkan seluruh pakaian yang dikenakan korban.
“Kalau nggak mau kau buka bajumu, kubunuh anakmu. Cepat puaskan aku kalau ndak nanti anakmu kuxxxxxxx’, ucap UAS sembari mengarahkan parang ke putri korban.
Takut anaknya dibunuh oleh tersangka, akhirnya korban pasrah dan membuka seluruh pakaiannya. Tanpa belas kasihan, tersangka UAS merudapaksa korban dihadapan kedua putrinya.
Usai melampiaskan nafsunya, UAS mengambi handphone milik korban sebelum pergi meninggalkan korban.
Setelah menenangkan diri, korban bersama kedua putrinya mendatangi rumah tetangganya H. Simbolon dan menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya.




