Foto : Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti. (Foto/Koko Wan)
NusantaraNetizen-Labusel
Dampak dari unggahan di akun Facebook Sawal Pane terkait dugaan jual beli sertifikat vaksinasi bodong oleh oknum petugas Puskesmas Ulumahuam, Kecamatan Silangkitang, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumut, memanas.
Selain oknum bidan yang dituding telah membuat bantahan, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Labusel juga sudah turun tangan.
Belakangan, Polres Labuhanbatu nampaknya mulai tertarik dengan riuhnya pemberitaan terkait hal itu.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti dikonfirmasi mengaku akan menindaklanjuti informasi tersebut.
“Terima kasih bang, akan saya sampaikan ke Kasat Reskrim untuk ditindaklanjuti,” balasnya melalui WhatsApp, Jumat tanggal 24 Desember 2021.
Sementara, Kasat Reskrim, AKP Rusdi Marzuki pun menanggapi serupa. Menjawab konfirmasi, Sabtu (25/12/2021), dia menjelaskan akan melakukan penyelidikan. “Kami lidik dulu bang,” ujarnya.
Sebelumnya, akun Facebook Sawal Pane mengunggah schreenshot dugaan pembicaraan dengan seseorang yang membeberkan dugaan jual beli sertifikat vaksinasi walau tanpa dilakukan penyuntikan.




