Simalungun, Nusnet.news– Dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di tubuh PTPN IV Regional 2. Kali ini, anggaran pemeliharaan tanaman menghasilkan tahun pertama (TM1) di Unit Kebun Marihat diduga tidak digunakan sesuai peruntukan. Kondisi di lapangan menunjukkan banyak areal tanaman sawit produktif yang terbengkalai dan dipenuhi gulma.
Sejumlah pemberitaan yang beredar menyebutkan bahwa beberapa unit kebun di bawah PTPN IV Regional 2 tidak menjalankan pemeliharaan tanaman sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Padahal, anggaran perawatan dikucurkan secara rutin setiap bulannya. Temuan ini menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana di lingkungan BUMN tersebut.
Pantauan awak media di lokasi, tepatnya di areal Hak Guna Usaha (HGU) afdeling 4 Unit Kebun Marihat, terlihat jelas bahwa tanaman sawit yang seharusnya mulai memasuki masa produktif justru tampak merana. Tanaman TM1 dikelilingi gulma tebal yang tidak hanya menghambat pertumbuhan, tetapi juga mengancam keselamatan para pekerja saat panen.




