Bireuen, Nusnet.news– Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Bireuen, isu mahar politik terus mencuat. Salah satu musuh utama dalam penyelenggaraan pesta demokrasi di Bireuen adalah praktek money politic (politik uang).
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bireuen, Murdani Yusuf-Abdul Muhaimin (Mu’Min), H Ruslan Daud (HRD) terus mengajak masyarakat untuk melawan dan menangkap pelaku money politic.
Bahkan Anggota Komisi V DPR RI ini berjanji akan memberikan tiket umrah atau uang hingga Rp 50 juta kepada warga yang mau menangkap dan menjadi saksi pelaku money politik di Kabupaten Bireuen. Sayembara Rp 50 Juta atau tiket umrah bagi masyarakat yang berani menangkap dan berani menjadi saksi pelaku politik kotor ini, juga sebagai bentuk seruan tegas HRD untuk menjaga integritas pesta demokrasi di Bireuen.
Hal itu ditegaskan HRD saat dirinya bersama Pasangan Mu’Min bersilaturrahmi dengan seribuan relawan, para kader, simpatisan dan tim Mu’Min di Kecamatan Jeunieb, Simpang Mamplam dan Kecamatan Samalanga, Bireuen, Senin (28/10/2024).




