Karo, Nusnet.news- Lebih kurang 50 orang yang berprofesi sebagai wartawan dari berbagai asosiasi yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Karo Bersatu menggelar aksi damai di Kantor DPRD Karo dan Polres Tanah Karo pada hari Kamis (11/7/2024)
Wartawan dari berbagai media cetak, online dan elektronik ini menuntut pengusutan kasus pembakaran rumah yang menewaskan wartawan Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu bersama tiga anggota keluarganya pada 27 Juni 2024 lalu.
Koordinator aksi, Tekwasi Sinuhaji dalam orasinya menuntut agar DPRD Karo segera menyatakan sikap atas insiden maut yang disusun oleh Bebas Ginting tersebut. Ia juga meminta DPRD Karo segera menggelar rapat dengar pendapat atas kasus itu dengan mengundang pihak terkait dan keluarga korban.
Pasalnya, kata Tekwasi, dalam kasus ini diduga ada indikasi keterlibatan oknum TNI sebagai aktor intelektual atas tewasnya Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya. Hal ini dikuatkan atas berita yang dimuat korban di portal berita media online Tribrata TV terkait lokasi judi diduga milik oknum TNI berinisial Koptu HB di Jalan Bom Ginting Kabanjahe, beberapa hari sebelum terjadinya peristiwa tragis itu.




