Labura, Nusnet.news- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu Utara (LABURA), Provinsi Sumatera Utara (SUMUT), akan menelusuri penyebab ikan mabuk dan mati di aek pidong yang terjadi pada minggu (11/02/24) lalu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Labura, Chandra Brata Tarigan,SP, M.M, mengatakan, akan menindak lanjuti segera, sebatas wewenang Lingkungan Hidup Kabupaten, kami upayakan secepatnya dan hasilnya nanti akan disampaikan.
“Besok tim kita akan turun ke lapangan,nanti akan kita pelajari dan akan ditindak lanjuti, hasilnya nanti kita sampaikan” kata chandra saat dikonfirmasi langsung dikantor DLH Labura, didampingi Kabid PPKLH. Herman Rinto Harahap S. Kep, Ns, Senin (26/02/2024).
Diberitakan sebelumnya, Ribuan Ikan Mabuk dan Mati di Sungai Aek Pidong-Labura Diduga Tercemar Limbah Pabrik Sawit
Ribuan ikan yang mabuk dan sebagian mati di Sungai Aek Pidong, Dusun Beringin Sari, Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara (LABURA), Provinsi Sumatera Utara (SUMUT), pada Minggu, 11/02/24.




