Ribuan ikan mabuk dan mati tersebut masyarakat setempat menduga akibat tercemar limbah dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Crude Palm Oil (CPO) di sekitar kawasan itu.

Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Labura serta Aparat Penegak Hukum (APH) segera menyelidiki peristiwa itu.
RTM(26), warga Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Labura Sumut, yang merekam vidio kondisi di Sungai Aek Pidong, menceritakan, saat itu dirinya diberitahu pemancing ikan (NELAYAN) warga setempat.
Namun RTM terkejut melihat ribuan ikan telah mabuk dan sebagian telah mati mengapung di sungai serta air sungai tercium bau busuk menyengat diduga kuat tercemar limbah pabrik kelapa sawit dari hulu sungai.(E.Dasopang)




