Teks foto: Sejumlah Cabor yang terangkum dalam Forum Penyelamat KONI Labuhanbatu (FPKL), saat foto bersama usai penandatanganan kesepakatan bersama di RM Cindelaras Rantauprapat. (Ist)
Nusnet.news, Labuhanbatu– Forum Penyelamat KONI Labuhanbatu (FPKL) menyatakan sikap menolak kepemimpinan ‘ASR’ alias Upas, sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Labuhanbatu periode 2021-2025, karena ditemukan banyak permasalahan terhadap sistem keuangan di tubuh komite tersebut.
Ironisnya, sebanyak 17 Cabang Olahraga (Cabor) yang terangkum di KONI ini, melaporkan adanya dugaan anggaran yang dinilai ‘menguap’ ke Inspektorat, dan mendesak agar Bupati Labuhanbatu dr. H. Erik Adtrada Ritonga, MKM, segera menon-aktifkan ‘Upas’ selaku pejabat ketua.
“Ya, banyak masalah anggaran KONI yang tidak tepat sasaran, bahkan Cabor kami (E-sport Indonesia) sejak 2 tahun berjalan sampai sekarang, tidak mendapat dukungan sepeserpun,” ujar Hendra Tanaka SE, Ketua ESI Labuhanbatu, kepada wartawan, Kamis (7/9/2023).




