Asahan,Nusnet.news- Profesional dan kinerja Sekretaris DPRD Asahan (Sekwan) beserta Kabag Umum DPRD Asahan dipertanyakan oleh sejumlah kalangan yang berada di Kabupaten Asahan.
Pasalnya, Sekwan dan Kabag Umum DPRD Asahan disinyalir melakukan pembiaran dan terkesan tidak peduli terhadap beberapa asset di rumah dinas Ketua DPRD Asahan.
“Kok bisa asset yang sebelumnya berada di rumah dinas Ketua DPRD Asahan seperti dua set kursi Jepara dan meja kantor bisa berpindah tempat ke kantor DPC Gerindra Kabupaten Asahan,” jelas Hadi Darmawan didampingi beberapa rekan aktivis lainnya dengan nada heran, Rabu (15/3).
Berdasarkan informasi yang diterima, lanjut mereka, sejumlah aset tersebut telah berpindah tempat ke lokasi tersebut sejak tahun 2022 lalu.
“Sejumlah aset tersebut sebelumnya dibeli dengan menggunakan APBD Kabupaten Asahan, kok enak kali ya sejumlah aset tersebut bisa berpindah tempat ke lokasi tersebut selama beberapa tahun dan kenapa prosesnya bisa bebas kali seperti itu,’ ungkap mereka dengan nada heran.




