Mereka menilai bahwa berpindahnya sejumlah aset tersebut ke lokasi yang tidak semestinya tersebut dinilai telah mencederai hati masyarakat yang ada di Kabupaten Asahan.
“Perlu diketahui, sejumlah aset itu dibeli untuk fasilitas di rumah dinas Ketua DPRD Asahan, bukan untuk fasilitas di kantor DPC Gerindra Kabupaten Asahan,” tegas mereka.
Mereka berharap kepada Bupati Asahan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Sekwan DPRD Asahan bersama Kabag Umum DPRD Asahan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Asahan, Syahrul Tambunan mengaku akan melakukan koordinasi dahulu dengan Kabag Umum DPRD Asahan terkait adanya persoalan tersebut.
“Terkait persoalan itu, saya akan tanya Kabag Umum,” jelas Syahrul saat dikonfirmasi sejumlah wartawan melalui via aplikasi WhatsApp.
Dirinya kembali menjelaskan jika Kabag Umum DPRD Asahan belum bisa untuk dihubungi.
“Kabag Umum belum bisa dihubungi. Seingat saya, tahun lalu ada memang ketua minjam kursi untuk acara ulang tahun tahun partai. Untuk pastinya sudah pulang sejak dipinjam dan sekarang disimpan dimana Kabag yang tau,” jelas Sekwan DPRD Asahan.
(Darmawan)




