Jakarta, Nusnet.id- Ketua Umum DPP Forum Peduli Rakyat (FPR) Aceh Muammar, MR.
melalui Reza Hendra Putra
Ketua bidang hukum dan politik, menyoroti tentang dilantiknya Muzakir Manaf (Mualem) sebagai wakil wali Nanggroe, selasa 27-12-2022.
Dalam Press releasenya Reza Hendra Putra mengatakan Muzakir Manaf (Mualem) seharusnya tidak dilantik sebagai wakil wali Nanggroe, tentunya ini terkesan Mualem dan Malik Mahmud Al-haytar telah mencampur adukkan peranan lembaga wali nanggroe sebagai lembaga adat dan merupakan salah satu kekhususan Aceh.
Dimana kita tahu Mualem sebagai ketua umum di salah satu partai politik, tentu hal ini dikhawatirkan akan terjadi conflict of interest sehingga Lembaga ini tidak berjalan sesuai dengan apa yang dicita-citakan, kata Reza Hendra Putra.
Kemudian juga perlu dikaji Kembali, karena posisi Mualem dengan posisi jabatan sekarang ada dibeberapa lembaga lain, bukan hanya Ketua Parpol.
Kalau pun pelantikan tersebut sudah dilakukan maka Mualem ada diposisi yang mana? Waliyul’ahdi atau wakil wali Nanggroe?




