Rikkot Damanik, tokoh vokal di BARA HATI, menyatakan kekecewaan mendalam atas lambannya respon pemerintah daerah. Isu ini, menurutnya, sudah terlanjur menjadi bola salju yang liar dan negatif di tengah masyarakat.
“Kami sangat menyayangkan sikap diam Pemko. Wali Kota Pematang Siantar, Wesly Silalahi harus segera mengambil sikap tegas! Jangan bersembunyi di balik birokrasi! Segera berikan ruang klarifikasi yang objektif dan transparan. Wali Kota bertanggung jawab penuh untuk memastikan isu ini tidak berkembang semakin liar dan benar-benar merusak kepercayaan rakyat yang kini sudah sangat tipis,” ujar Rikkot dengan lantang.
DPP BARA HATI menegaskan bahwa sikap keras ini bukanlah tuduhan tanpa dasar, melainkan bentuk kontrol sosial yang sah dari rakyat. Ini adalah dorongan kuat agar prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih (clean government) dan terbuka benar-benar diwujudkan di Bumi Pematang Siantar, bukan sekadar slogan kosong.
“Sebagai penutup, BARA HATI tetap mengajak semua pihak untuk menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Kami sedang menunggu klarifikasi resmi dan autentik dari pihak-pihak terkait, sembari kami terus memantau dan mengawal kondusivitas di tengah masyarakat agar tidak terjadi gesekan akibat ketidakpastian informasi,” tutup rilis tersebut.(S.Hadi P)




