“Sesuai arahan Ketua PP Unit Pusat Pasar, Larsen Simatupang, solusi ini adalah jalan terbaik untuk jangka panjang. Kalau suasana tidak kondusif, yang rugi kita semua, terutama pedagang kecil,” tegas Saut.
Aksi yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB itu akhirnya bubar. Namun, KP2H menyatakan akan melanjutkan aksi serupa pada hari berikutnya dengan jumlah massa yang lebih besar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak berkepanjangan terhadap stabilitas ekonomi di kawasan Pasar Horas.
Banyak pihak kini berharap agar persoalan ini dapat diselesaikan melalui dialog dan mediasi tanpa harus mengorbankan kepentingan pedagang kecil dan masyarakat umum. (S.Hadi Purba)




