Dalam berbagai kesempatan, kami menggaungkan kita wajib meningkatkan inovasi daerah. kami meminta siapa pun aparatur yang memiliki ide atau kreasi inovasi yang bermanfaat untuk pembangunan daerah untuk bisa meng-ekspose serta mendiskusikannya langsung kepada kami selaku Bupati atau Bapak Wakil Bupati Aceh Tamiang. Hari ini, kami ingin menyampaikan ada satu hal penting yang mesti kita cermati dan pahami bersama. Di tengah keterbatasan fiskal daerah dan negara serta dinamika politik ekonomi global yang tak menentu, kami tegaskan bahwa inovasi daerah adalah keharusan. Inovasi bukan semata teknologi tinggi, tetapi cara baru dalam mengelola potensi lokal secara kreatif, efisien, dan berkelanjutan. Bentuknya bisa berupa optimasi digitalisasi pelayanan publik, pengembangan wisata berbasis budaya atau pengelolaan komoditas lokal menjadi produk bernilai tambah. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan pajak dan retribusi konvensional. Namun kita harus menciptakan sumber PAD baru yang berbasis pada kreativitas, efisiensi pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Kita mesti mendorong setiap kita untuk berani berubah dan membuka ruang agar semua pemangku kepentingan dan pelaku
pembangunan berkontribusi aktif dengan arsitektur ekosistem kolaboratif antara pemerintah, masyarakat dan swasta. Mempraktikkan inovasi memastikan kita tidak hanya mengejar angka-angka grafis atau statistik, tetapi juga membangun masa depan Kabupaten Aceh Tamiang yang lebih baik. Pesan penutup pada amanat kami hari ini adalah Mari jaga kebersihan dan estetika lingkungan unit kerja masing-masing, dimulai dari ruangan, WC/toilet kantor, halaman dan tanaman-tanaman harus dipangkas dan dirapikan. Kantor yang bersih adalah cerminan dari aparaturnya yang bersih, begitu pula sebaliknya.
Ahmad Haerudin untung,Resmi Pimpin Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu( PSIB)di Kabupaten Bebde Seguguk, OKI
OKI, Nusnet.news— Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Ogan Komering Ilir resmi memulai masa bakti baru. Ahmad Haerudin...
Read more




