“Hubungan masyarakat dengan perusahaan terganggu akibat berita berita miring ini bang, sebelumnya kita sangat harmonis dengan masyarakat sekitar, dimana CV.Jaya Anugerah sering berbagi kasih dan bersilaturahmi dengan masyarakat,kita pun sering ikut sumbangsih atas kegiatan kegiatan di Nagori ini ketika masih dijabat Pangulu (Kades =Red) sebelumnya, perusahaan juga sering melakukan perbaikan jalan atas permintaan masyarakat bahkan kadang atas inisiatif sendiri, intinya selama ini kita selalu berbuat terbaik untuk masyarakat”ujar Ebit.
Menurut Ebit Siagian ada beberapa hal yang bisa dikutip dari pemberitaan pemberitaan miring tersebut yang merugikan perusahaan:
1.CV Jaya Anugrah yang diduga mencabut plank peringatan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Sumatera Utara di kawasan hutan produksi terbatas di Nagori Bosar Nauli.Menurut Ebit Siagian itu adalah berita hoak,
“Kami tidak pernah mencabut plank tersebut, kami yakin ini sabotase dari pihak yang memiliki sentimen dengan perusahaan, setelah mereka cabut lalu diberitakan untuk memperburuk nama baik perusahaan,kami sedari awal selalu komitmen dengan aturan yang ditetapkan pemerintah,dan jika benar bisa dibuktikan perusahaan mencabut plank tersebut maka perusahaan siap menerima hukuman apapun dari instansi terkait “ujar Ebit.




