Sudah ada terjadi Walpri atau Ajudan Pejabat Tinggi Polri tewas dibunuh dan bukan bunuh diri ataupun akibat dari kelalain dalam membersihkan senjata ,Menurut Kang Tebe Sukendar, kepolisian harus bisa menjawab semua pertanyaan yang saat ini berkembang di publik, apakah kematian Brigpol SH benar kasus akhiri hidup atau dihabisi orang lain, atau karena kelalaiannya.
“Menurut informasi awal, tidak ada saksi yang melihat. Tapi (kasus ini) perlu digali, sebaiknya Mabes Polri turun kan Tim agar lebih objektif,” harapnya.
Sebelum ada hasil forensik dokter ataupun pemeriksaan olah tkp oleh Tim Mabes Polri ,sangat terlalu Dini Mengatakan Ajudan Kapolda Kaltara Bunuh Diri,ataupun kelalaian apalagi Tidak Ada Saksi yang melihat dilokasi
Kang Tebe Sukendar menambahkan
untuk menjadi seorang ajudan atau pengawal pribadi para pejabat tinggi Polri, seperti Kapolri atau Kapolda, tentunya sudah melalui serangkaian tes yang objektif.
Adapun salah satu tes tersebut, sebutnya, yakni uji kemahiran dalam menggunakan senjata dan tes psikologi.




