Kembali mengenai qurban,ia menyampaikan sebutlah nama Allah ketika kmenyembelihnya, dalam keadaan berdiri kemudian apabila telah roboh atau mati lalu silahkan dimasak.
“Makanlah sebagiannya dan beri Makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya,yang tidak meminta-minta dan orang yang meminta,demikianlah kami telah menundukkan unta-unta itu (hewan qurban) kepadamu,mudah-mudahan kamu bersyukur daging-daging unta (hewan qurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai Keridhoan Allah,Tetapi ketakwaan dari mulai yang dapat mencapainya,”demikianlah Allah telah menunjukkan disalah firman-Nya pungkas sang Ustad.(Herman)




