“Ya, selain minta Kades Burmawi diperiksa Mengenai Realisasi DD masyarakat juga meminta kepada Kejaksaan Tinggi SUMSEL Untuk Memeriksa dan Mengusut Dugaan Pungli Uang Bantuan UMKM di desa Sukarela Yang di Diduga dilakukan Oleh Istri Kepala Desa Sukarela ” Kata Heri Kepada Awak Media
“Kami harapkan pihak Kejati Sumsel membentuk Tim khusus untuk melakukan investigasi kasus dugaan korupsi dalam penggunaan Dana Desa Sukarela Tahun 2019 Dan 2022” Tegasnya
Sementara itu Deputi K-MAKI Bpk IR Fery Kurniawan Dalam orasinya meminta kepada Kajati Sumsel yang terhormat untuk memperdulikan masyarakat yang mencari keadilan yang mana perihal Dana Desa terutama BLT masyarakat Desa Sukarela
” Pak kejati tolong masyarakat telah resah dengan ulah Kades Sukarela terutama masalah bantuan pemerintah untuk rakyat, adanya pemotongan dana BLT, Kami Akan Terus Mengkawal Prihal ini” ucap Feri Kurniawan.
Di Tempat Yang Sama Boni Bolitong Selaku Kordinator K-MAKI Dalam Orasinya mengatakan selain adanya pemotongan BLT masyarakat sebanyak 99 penerima BLT diduga adanya pungli untuk kepengurusan UMKM sebesar 300 ribu per Kepala Keluarga (KK) itupun tidak terealisasi.




