LABURA. Nusnet.id – Salah satu investor dari Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, yang tidak ingin namanya dituliskan media, HS (45) perwakilan dari perusahaan yang berencana membangung Pabrik Kelapa Sawit di Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (labura) Provinsi Sumatera Utara (sumut) menghentikan semua aktivitas proses pembangunan.
Pantauan awak media ini beberapa waktu lalu saat dimulai proses pembangunan lahan yang berada di Jalinsum Bulu soma Bukit Dame, diduga erosi tanah akibat curah hujan berlebih sehingga menyebar kemana mana, karena terlihat dilapangan Drainase belum memadai maka akibatnya jalan terlihat rusak dan berlobang.
Sehingga berdampak banyak pengendara kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat dan lebih merasa kecewa saat melintas di Jalinsum Bulu soma Bukit Dame, Desa Siamporik Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura, Provinsi Sumut, karena jalannya saat ini berlobang dan rusak parah.
Banyaknya hambatan atau rintangan untuk investasi didaerah tersebut membuat pihak perusahaan stop aktivitasnya untuk pembangunan pabrik kelapa sawit di Bukit Dame, Desa Siamporik, HS perwakilan perusahaan saat dihuhubungi via Handphone pribadinya pada selasa (25/10/22), menjelaskan, ” sudah kita stop semua aktivitas untuk pembangunan pabrik kelapa sawit ini, sepertinya masyarakat tidak mendukung,walau ini untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar”.




