untuk meninjau langsung kondisi semua daerah-daerah yang ditetapkan sebagai daerah yang telah terdeteksi wabah Penyakit Mulut dan Kuku(PMK).
Menurutnya hadir untuk melihat secara langsung agenda yang telah ditetapkan dalam menangani wabah PMK seperti agenda darurat, agenda temporary, agenda transisi dan agenda recovery
“Bapak Presiden perintahkan Kementan dan satgas yang terdiri dari pihak Kepolisian, TNI, Kejaksaan dan lintas kementerian yang ada untuk berada di semua daerah-daerah yang ditetapkan sebagai daerah wabah penyakit PMK,” jelasnya.
Mentan RI ini memuji langkah yang dilakukan pemerintah dalam hal penanganan PMK yang paling cepat adalah pemerintah Aceh. Kementan juga sudah minta produksi vaksin PMK dalam negeri bisa dipercepat dari 5-6 bulan menjadi 15 hari atau satu bulan saja.
“Sebelum ada vaksin untuk sementara disuntikan vitamin tetap bisa kita obati. Kita tidak lagi tanggap darurat, tapi masuk tahap kedua penyembuhan. Posko pengobatan akan dipersiapkan dinas terkait masing-masing wilayah. Semua sapi akan kita vaksin,” jelas SYL




