Sosok penggiat sosial yang juga aktivis muda ini juga mengutarakan agar penyelenggara negara khususnya pemerintah daerah Kabupaten Lampung Utara menjadikan peristiwa hukum tersebut sebagai pembelajaran untuk tetap konsisten mewujudkan penyelenggaraan pemerintah daerah yang baik, bersih dan berwibawa.
“Dalam kurun waktu terakhir ini banyak sekali insiden yang menimpa pejabat negara di Pemerintah daerah Kabupaten Lampung Utara atas sejumlah persoalan kasus korupsi, mulai dari Bupati Lampung Utara yang di OTT KPK terkait kasus suap proyek beberapa tahun lalu, hingga ditetapkan dan ditangkapnya 3 tersangka yang tak lain merupakan aparatur pemerintah daerah dalam dugaan korupsi Bimtek tahun 2022 oleh Polres Lampung Utara, preseden buruk ini harus menjadi evaluasi para penyelenggara negara utamanya Bupati Lampung Utara saat ini, untuk memperkuat integritas perilaku bawahannya agar terhindar dari praktik tindak pidana Korupsi, demi tercapainya harapan masyarakat yakni terciptanya pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa”, pungkas Tegar sapaan karibnya.




