Namun, upaya pihak sekolah menyerahkan ijazah tanpa syarat itu tak membuat wali murid bungkam. Kebanyakan mereka justru terlanjur mengungkap praktik-praktik Pungli di kota Prabumulih terutama di SMP N 2 prabumulih.
Modusnya, pihak sekolah menyebut dengan istilah uang sukarela melalui kesepakatan komite. Pungutan itu nantinya akan digunakan dalam membantu pembiayaan kebutuhan dan perlengkapan sekolah.
Itu yang pertama uang donasi, lalu ada lagi pungutan seperti uang parkir kendaraan bagi siswa siswi yang membawa kendaraan sepeda motor yang harus membayar, uang Rp.1000 Rupiah , uang kesejahteraan, uang kas, sampai ke butuhkan lainya.itu harus ditanggung siswa siswi,” terang salah satu wali murid berinisial T,Rabu. (16/03/2022).
Diceritakan dia, saat anaknya lolos seleksi masuk SMP N 2 beberapa tahun lalu. Pihak sekolah lantas memanggil wali murid dan menanyakan soal uang donasi.pengambilan ijazah bagi yang telah lulus sekolah.
Saat awak media mengkompirmasi terkait adanya pungli yang terjadi di SMP N 2 Prabumulih dan pihak sekolah membenarkanl adanya pungutan bagi siswa siswi untuk pengambilan izajah di wajibkan membayar Rp.250 ribu rupiah. Ungkap wakil kepala sekolah yang ber inisial (Riki) dan di saksikan Oleh Humas yang ber inisial (TG).




