Maka sebaiknya tidak layak jika terdapat kelompok ataupun individu yang memulai kampanye untuk pemilihan pada tahun-tahun mendatang.
“Ini tahun bergandengantangan dan bukan tahun politik. Nanti tahun 2024, ayo masuk ke gelanggang. Itu baru namanya niat memajukan Labuhanbatu,” sebutnya.
Maka pihaknya berharap semua pihak tidak dulu memikirkan hal-hal lain, selain bagaimana membangun Labuhanbatu dengan pola pikir yang baru.
Jikapun ada hal yang harus didiskusikan, Erik juga menyarankan agar tidak melalui media sosial yang notabenenya dapat dilakukan siapa saja tanpa harus menampilkan identitas yang benar.
“Jangan bertarung di facebook, itu model tangan-tangan gatal. Kalaupun ingin bertarung, cocoknya di tahun 2024 nanti. Kalaupun kami ditakdirkan tidak kembali memimpin, pasti kami akan mendukung pemimpin yang baru,” ujarnya.
Terkait penyegaran sejumlah kepala lingkungan, menurutnya merupakan hal yang biasa dalam upaya membangun daerah lebih maju. Jika kinerjanya tidak sesuai, maka dilakukan evaluasi seperti pesan yang telah disampaikannya kepada para camat.




