Nusantara Netizen – Oki
Kasus kelangkaan minyak goreng dan kebutuhan bahan pokok lainnya bukanlah hal baru. Terlebih di saat akan datangnya bulan suci ramadhan kelangkaan kebutuhan bahan pokok sering kali terjadi.
Hal ini diduga ulah oknum-oknum tak bertanggung jawab yang sengaja menimbun kebutuhan pangan. Akibat kelangkaan bahan itu mengakibatkan implasi harga barang.
Kejadian seperti ini harusnya tak terjadi secara berulang-ulang jika pemerintah daerah (Dinas Perdagangan) Kabupaten Ogan Komering Ilir aktif melakukan pemantauan persedian kebutuhan bahan pokok.
Seperti halnya yang pernah dilakukan oleh Disbunak OKI saat masih dinahkodai Aris Panani ST., M.Si. Untuk memastikan persedian stok daging sapi dan telur terpenuhi saat puasa dan lebaran pihaknya mengunjungi peternak dan agen penjual telur. Sekaligus upaya mengantisipasi kenaikan harga.
Menyikapi hal ini Ketua DPD Lembaga Kontrol Kebijakan Publik Independen Kabupaten OKI, Irwan angkat bicara.
“Kasus kelangkaan bahan pokok ini acap kali terjadi saat menjelang bulan suci ramadhan. Termasuk minyak goreng yang langka di pasaran saat ini, diduga ada oknum bermodal yang sengaja menimbun untuk mendapat keuntungan lebih besar.” Ungkapnya.



