Nusantara Netizen – Jawa Tengah
Telah gugur 3 orang prajurit dari Keluarga besar prajurit TNI AD Yonif Raider 408/SDH yang gugur ditembak oleh separatis teroris Papua, keluarga korban berharap pemerintah mengambil langkah tegas untuk menumpas teroris separatis tersebut agar tidak ada lagi korban yang gugur.
Keluarga prajurit TNI AD korban teroris Papua juga berharap cukup putra mereka saja yang terakhir menjadi korban kelompok teroris Papua tersebut. Jangan ada lagi jatuh korban dari TNI maupun dari masyarakat sipil di Papua atas tindakan keji separatis papua tersebut.
Keluarga prajurit TNI AD korban teroris Papua, almarhum Sertu Anumerta Mochamad Rizal Maulana Arifin salah satu dari tiga prajurit TNI AD Yonif Raider 408/SBH, menyampaikan hal tersebut.
“Kami juga memohon kepada pemerintah beserta seluruh jajaran, untuk mengambil langkah tegas agar tidak terjadi lagi korban-korban yang berjatuhan. Cukup putra kami yang terakhir,” ucap Memet Selamet.
Memet mengatakan hal itu mewakili keluarga Sertu Anumerta Mochamad Rizal saat pemakaman di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Cibeunying Kidul, Bandung dikutip dari laman TNI AD, Minggu 30 Januari 2022.




