Teks Foto: Korban (kiri) saat ditemui di rumahnya
Asahan, Nusnet.news- Dalam hitungan hampir dua bulan, pelaku perampokan terhadap seorang kakek pembuat batu bata bernama Kaman (70) warga dusun XIV Desa Tanah Rakyat, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan belum juga tertangkap .
Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 18 Maret 2024 lalu di tempat pembakaran batu tepat di belakang rumahnya. Namun setelah hampir dua bulan, pelaku setelah dilaporkan belum juga tertangkap. Padahal ciri dan identitasnya sangat dikenali oleh korban.
“Waktu itu lagi nyusun batu, terus dia datang mengajak cerita. Sempat pun membantu saya. Terus tiba-tiba dari belakang kepala saya dipukulnya empat kali,” kata Kaman menceritakan kejadian itu kepada wartawan, dikutip dari laman mistar.id, Sabtu (11/5/2024).
Setelah memukul korban beberapa kali, pelaku mengambil uang dari kantong celana kakek tersebut senilai 7 juta uang hasil penjualan batu dan sebuah cincin emas.
“Iya kenal (pelaku). Dia datang pakai celana pendek, orang sini juga masih satu kampung,” kata Kaman.




