Tanjung Balai – nusnet.news- Kepala Dinas Kominfo Pemkot Tanjung Balai non aktif Andrinuka Saptana, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait dugaan pembohongan pablik video rekayasa yang menunjukkan proses layanan informasi yang dikelola pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) yang tidak sesuai dengan fakta yang ada dilokasi dinas Kominfo kota Tanjungbalai.
Plh Kadis Kominfo Tanjung Balai, Walman Riadi P Girsang, mengatakan bahwa video tersebut layaknya SOP pelayanan PPID dan seharusnya pelayanan itu diterap seperti yang ada di video.
“Silahkan dikoreksi karena idealnya pelayanan harus sama dengan yang ada di video,” kata Walman,ditemui awak media.Senin,(1/4/2024).
Walman mengatakan bahwa hal ini menjadi ditindak lanjut dirinya agar pelayanan PPID kedepannya lebih baik lagi.
“Kritikan ini akan kita tindak lanjuti, itu merupakan kekurangan disini gak sebenarnya itu, nanti saya ingatkan orang ini, Saya harap tidak dipersoalkan lagi, sudah saya disini,” Ucap Walman.
Sebelumnya, dugaan rekayasa Video pelayanan PPID Pemkot Tanjung balai dibuat demi meraih penghargaan keterbukaan informasi publik dari Komisi Informasi Publik (KIP) Sumut tahun 2023 lalu terbongkar.




