Teks foto: Plafon SDN 2 Makarti Muliya terlihat hancur
OKI, Nusnet.news- Fasilitas di SDN 2 Makarti Mulya khususnya plapon mengalami kerusakan, jika dibiarkan hal ini dapat mengganggu produktivitas di sekolah. Hal ini diduga Karena pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dikelola dengan baik.
Dugaan terkuat Kepala sekolah SDN 2 Makarti Mulya tidak menggunakan anggaran BOS untuk pemeliharaan. Sehingga plapon sekolah masih terlihat rusak. Pantauan media dilapangan terlihat jelas beberapa titik plapon luar sekolah yang rusak.
Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Font Masyarakat Sumsel Bersatu (FMBS) Sarmedi Udan mengatakan Kepala Sekolah setidaknya dapat menggunakan dana BOS untuk perbaikan ringan seperti kerusakan Plapon secara bertahap.
“Jika tidak dilakukan perbaikan, apalagi dalam kurun waktu yang tidak sebentar hal ini disinyalir karena adanya penyalahgunaan dana BOS untuk pemeliharaan di salah gunakan oleh oknum kepala sekolah tersebut,”ungkapnya.

Dia menjelaskan berdasarkan investigasi dan data yang dimilikinya menyebutkan jika penggunaan dana BOS tahun 2023 tahap I di SDN 2 Makarti Mulya digunakan untuk Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah sebesar Rp 29.714.000 .




