Batang Hari,Nusnet.id – Di kabarkan seorang wartawan inisial RS dari inspirasijambi.com wilayah liput Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, dianiaya oleh pelaku penimbun gas melon bersubsidi.
Pengeniayaan tersebut, dikabarkan oleh korban saat korban melakukan wawancara ke seorang pedangan gelap gas elpiji 3 kilo gram, atau gas melon bersubsidi di Simpang Rantau Gedang, Kecamatan Mersam. Pada Sabtu 17/12/2022.
Baru saja diwawancara suami pedagang tersebut tiba-tiba saja menyerang wartawan dengan sebatang besi di tanggan, hingga mengenai bagian kepala dan punggung RS.
Mendapat serang dengan membabi buta, soktak saja wartawan ini berupaya menghindar dan berlari guna menyelamatkan diri dari serangan sang penimbun gas melon ini.
Bukankah pengeniayaan perbuatan begis seperti penyiksaan, pemukulan atau penindasan terhadap lain diluar batas kemanusiaan.
RS setelah berhasil melarikan diri dari sang pelaku pengeniayaan, dirinya langsung menuju rumah sakit guna mengobati luka serta rasa sakit yang ia dera oleh hantaman besi yang dilakukan sang suami pedagang ilegal gas elpiji yang bersubsidi tersebut.




