Aceh Timur, Nusnet.id- Kemiskinan Kehidupan Masyarakat Di daerah Otonomi Khusus sungguh sangat memprihatinkan keadaan ini diperparah dengan berbagai kekurangan serta kurang tersedianya lapangan pekerjaan sehingga masyarakat sulit untuk bangkit, keterpurukan ekonomi setelah pandemi Covid 19 yang melanda seluruh Indonesia seolah menjadi jawaban, padahal semua kekurangan tersebut bukanlah hanya karena Covid, banyak faktor lainnya yang sebabkan masyarakat sulit untuk bangkit hari ini Sabtu 5 November 2022
salah satu Pasangan Suami Istri yang saat ini hidup dibawah garis kemiskinan dan menetap di dusun Keude Rabo Gampong Buket Teukuh Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur.
Muhammad 35 tahun dan istrinya Tiaminah 30 tahun dan mereka saat ini memiliki tiga orang anak yang pertama Muhammad Fadil 12 tahun, Jamaluddin 7 tahun dan ketiga Rafamaulana kelahiran 23/3/2020 dan saat ini berusia 2.5 tahun,dari keterangan istri bahwa suaminya saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap alias hanya
mocok mocok Sana sini dan saat ini suami saya hanya sebagai Petani/Peukebun ujarnya, selain itu bantuan yang ada saat ini dan masih saya terima hanya sembako ujarnya, sementara BLT Gampong tidak dapat ujar Tiaminah kepada media ini




