Nusantara Netizen – Aceh Tamiang
Narkoba jelas merusak masa depan generasi penerus bangsa. Pencegahan atas masih maraknya peredaran dan penyalahgunaan zat adiktif tersebut memerlukan kepedulian bersama, terutama dari orang tua dan lingkungan sosial-masyarakat. Inilah penekanan Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, saat membuka Pengajian Akbar Ulama, Umara, dan Masyarakat, serta Sosialisasi Fatwa MPU pada Rabu (20/7/22) kemarin, di Mesjid Al Muttaqin, Kp. Tangsi Lama, Seruway.
“Perlu kepedulian kita bersama, terutama para orang tua dan masyarakat sekitar untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” sebut Bupati.
Berbicara usai membuka kegiatan Membual Budaye yang dihelat oleh Mabmeta, Bupati Mursil mengatakan ada beberapa strategi guna penanganan budaya menyimpang seperti penggunaan barang haram narkoba tersebut.
“Jangan terima infak, wakaf, sedekah, atau sumbangan orang yang terindikasi atau diketahui sebagai penjual atau bandar narkoba. Apalagi bila digunakan untuk membangun semisal mesjid. Jangan! Mereka bukan pahlawan, bukan dermawan! Mereka perusak budaya dan generasi kita,” seru Bupati.




