Acara kemudian beralih ke sesi pelatihan yang dipandu oleh mahasiswa KKN FE UNA. Tak hanya mendemonstrasikan cara mengolah nenas menjadi minuman probiotik, mahasiswa juga melibatkan perwakilan Ibu-Ibu PKK untuk mencoba langsung setiap tahapan pembuatannya secara tepat dan higienis.
Antusiasme kader Ibu-Ibu PKK terlihat sangat tinggi sepanjang rangkaian kegiatan. Selain aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab mengenai kontrol kualitas fermentasi, masa simpan, hingga pengemasan (packaging) yang menarik, para peserta juga memberikan respons positif saat sesi cicip rasa. Mereka mengaku terkesan dengan kesegaran dan cita rasa unik minuman probiotik nenas yang dihasilkan, terlebih setelah mengetahui bahwa minuman sehat ini juga bermanfaat untuk mendukung program diet dan pencernaan.
Melalui program pengabdian masyarakat ini, mahasiswa KKN FE Universitas Asahan berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran pangan sehat warga. Lebih dari sekadar edukasi, kegiatan ini diharapkan mampu memicu lahirnya wirausaha baru berbasis potensi lokal yang mandiri dan berkelanjutan di Nagori Sei Merbau Kec, Ujung Padang, Kab. Simalungun.(admin)




