Selain itu turut hadir tokoh adat, serta perwakilan pomparan dan boru ibebere Toga Pandiangan yang terdiri dari unsur marga Solin, Selian/Seling, Sebayang, Pandiangan, Gultom, Samosir/Harianja, Pakpahan, Sitinjak, Pinem, serta unsur Boru dan Ibebere Toga Pandiangan.
Dalam momentum adat yang sarat makna tersebut, Pomparan Toga Pandiangan Se-Dunia memberikan ulos kehormatan kepada Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H. sebagai simbol penghormatan adat, dukungan moral, serta doa tulus agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugas negara dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Pemberian ulos tersebut juga menjadi lambang harapan besar keluarga besar Toga Pandiangan agar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak tetap menjaga marwah, kehormatan, serta nilai-nilai luhur Pomparan Toga Pandiangan dalam setiap pengabdian dan kepemimpinannya sebagai aparat penegak hukum.
Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Pematangsiantar menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta semangat persatuan yang terus dijaga oleh seluruh Pomparan Toga Pandiangan. Menurutnya, pelestarian budaya, persaudaraan, dan kekompakan antar marga merupakan kekuatan sosial yang sangat penting dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.




