Kapolsek Raya Kahean AKP Surianto Pinem, S.H., menjelaskan secara rinci kronologis penangkapan yang penuh ketegangan tersebut. Menurut AKP Surianto, penindakan berawal dari laporan masyarakat yang masuk pada Kamis, 30 April 2026, sekira pukul 14.00 WIB. “Warga melaporkan kepada kami bahwa di areal perkebunan kelapa sawit sekitar SD Negeri Bah Bulian sering terjadi aktivitas penyimpanan dan pengedaran narkotika jenis sabu. Laporan masyarakat ini sangat berharga dan langsung kami respons dengan menurunkan tim ke lapangan,” ucap AKP Surianto Pinem.
Bergerak sigap atas informasi tersebut, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Martuahman Purba memimpin tim berpakaian preman yang terdiri dari AIPDA Leonardo F.H. Bancin selaku Kanit Intelkam, AIPDA Andi N. Siregar selaku Ka SPKT I, dan AIPDA B.I.R Purba, S.H. selaku Penyidik, untuk melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud.
“Tim kami mengendap-endap mendekati lokasi dan benar saja, sesuai informasi yang kami terima, terduga pelaku dengan ciri-ciri yang disebutkan sedang duduk sendirian di pinggir parit sambil merakit alat hisap sabu. Begitu tim melakukan penyergapan, pelaku langsung melakukan perlawanan menggunakan gunting kecil yang ada di tangannya. Namun dengan profesionalisme anggota, tersangka berhasil kami amankan tanpa ada korban di pihak petugas,” ungkap AKP Surianto dengan tegas.




