Namun, hasil penelusuran di lokasi menunjukkan adanya pergeseran substansi kegiatan. Alih-alih berfokus pada evaluasi kinerja, agenda justru didominasi aktivitas non-formal, termasuk olahraga padel dan jamuan eksklusif.
Investigasi juga mencatat kehadiran salah satu pejabat strategis perusahaan, Oos Kosasih selaku VP Industrial & Marine Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga. Kehadiran tersebut mempertegas bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas informal, melainkan bagian dari agenda yang melibatkan struktur internal perusahaan.
Kondisi tersebut kontras dengan situasi di berbagai daerah, di mana masyarakat masih menghadapi antrean panjang BBM dan keterbatasan pasokan. Di saat yang sama, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah menginstruksikan efisiensi anggaran secara ketat kepada seluruh BUMN, termasuk pembatasan kegiatan non-esensial.
Investigasi ini juga mencatat bahwa kegiatan di Bali berlangsung dalam format eksklusif dengan skema pembiayaan penuh untuk fasilitas dan peserta, yang memunculkan pertanyaan terkait prioritas penggunaan anggaran perusahaan.




