“Datangnya itu rata-rata di jam yang sama,” katanya.
Ia memastikan seluruh fasilitas kesehatan langsung memberikan pelayanan kepada para siswa. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sebagian siswa harus menjalani rawat inap di beberapa fasilitas kesehatan.
Dinas Kesehatan Singkawang juga telah menurunkan tim investigasi untuk mengambil sampel makanan guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut dan sebagai bahan evaluasi ke depannya.
“Ini masih dugaan, karena dari seratus lebih siswa, yang mengalami gejala sekitar 56 orang. Kondisi tubuh siswa kan berbeda-beda, ada yang sensitif dan ada yang lebih kebal. Namun sampai sekarang kami belum mendapatkan hasil pasti penyebabnya,” jelas Achmad.
Ia meminta orang tua siswa untuk tidak terlalu khawatir dan bersabar, serta menjadikan kejadian ini sebagai evaluasi bersama agar pelayanan ke depan lebih baik.
“Pantauan kami hari ini, kondisi siswa sudah mulai membaik dan tidak ada yang mengalami kondisi berat. Insya Allah pemulihan, kemungkinan besok sudah bisa pulang ke rumah masing-masing,” pungkasnya.(Mizar Hunter)




