Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya edukasi kepada seluruh anggota keluarga. “Ajarkan anak-anak tentang bahaya api dan cara menghindarinya. Jangan biarkan mereka bermain dengan korek api, lilin, atau kompor. Edukasi sejak dini sangat penting untuk mencegah kecelakaan,” kata AKBP Marganda menyoroti aspek pendidikan keluarga.
Kapolres juga mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam sistem keamanan komunal. “Bangun sistem keamanan bersama dengan tetangga. Saling mengingatkan dan membantu jika terjadi kebakaran. Gotong royong dalam hal keselamatan ini sangat penting,” ungkap AKBP Marganda mengajak solidaritas warga.
Jika terjadi kebakaran, Kapolres memberikan instruksi tegas. “Segera hubungi 110 atau pemadam kebakaran. Jangan panik dan prioritaskan keselamatan jiwa. Barang bisa dicari lagi, tapi nyawa tidak bisa diganti,” kata AKBP Marganda memberikan arahan darurat.
Di akhir penjelasannya, Kapolres memberikan pesan yang sangat personal kepada masyarakat. “Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan ini, kita dapat mengurangi risiko kebakaran dan menjaga keamanan rumah serta keluarga. Rumah adalah istana kecil kita, tempat keluarga tercinta berada. Jaga dengan baik, jangan sampai kelalaian kita menghancurkan segalanya,” pungkas AKBP Marganda Aritonang menutup himbauan pentingnya dengan penuh kepedulian terhadap keselamatan masyarakat Simalungun.(S.Hadi P)




