Lebih lanjut, Patria Sahdan mengkritisi kurangnya ketegasan Polres Asahan dalam menindaklanjuti kasus-kasus yang melibatkan pemerintahan.
Ia menilai bahwa penangkapan atau penggerebekan yang dilakukan selama ini terkesan hanya sebagai formalitas belaka, sehingga menciptakan kecacatan hukum di wilayah tersebut.
“Saya meminta kepada Mapolres Asahan untuk tegas dan netral dalam menindaklanjuti kasus-kasus tersebut, karena institusi Polri hari ini menjadi taruhan dalam situasi kepentingan bangsa dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,” tegas Patria.
Patria juga menyinggung kasus judi sabung ayam yang melibatkan oknum DPRD Asahan yang diduga memfasilitasi tempat perjudian tersebut.
Ia mempertanyakan kelanjutan kasus ini yang seolah dipermainkan oleh supremasi hukum di Asahan. “Sampai mana kasus perkara itu, kami mempertanyakan itu kepada supremasi hukum di Asahan ini seakan dipermainkan,” pungkasnya.(Sf/red)




