Saksi mata di lokasi, Azie, menyatakan bahwa pelaku sempat menunjukkan perilaku mencurigakan dan diduga berada di bawah pengaruh alkohol. “Pelaku sempat bertanya-tanya sambil merekam video, lalu tak lama datang kembali dan langsung memukul Hafidz,” ungkapnya.
Kami mengecam segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis, terlebih saat sedang menjalankan tugas peliputan di ruang publik. Pers adalah pilar demokrasi yang harus dilindungi. Diharapkan pihak kepolisian dapat segera memproses laporan ini secara tuntas demi menjaga kebebasan pers dan keamanan pekerja media di lapangan.(Sayet Paseh)




