Lebih lanjut, Senior Supervisor Mos dan Oil Transportation Pertamina EP Rantau Field Apriansyah menjelaskan pemasangan FOL dipasang di titik-titik jalur pipa Rantau sejak kuarter tiga 2024. “Sebenarnya dengan memeriksa tekanan, kita bisa tahu apakah penyaluran minyak lewat pipa diganggu atau tidak, namun kita tidak tahu lokasinya. Dengan FOL, peringatan dini muncul sekaligus dengan perkiraan lokasinya. Di tengah hutan pun FOL ini bekerja 24 jam dengan energi listrik tenaga surya,” jelasnya.
Informasi titik lokasi yang dicurigai ini sangat berharga bagi tim security untuk segera mengembangkan kasus dan meringkus pelaku di saat yang tepat. Terhitung sudah ada dua kali penangkapan kategori besar kepada pelaku illegal tapping sejak dipasangnya FOL.
Pada bulan Oktober praktik illegal tapping berhasil diringkus di titik trunkline Dusun Kebun Ubi, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Dan pada bulan Februari 2025, kembali dilakukan penangkapan pelaku illegal tapping di Dusun Alur Meranti Desa Bukit Mas Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara.




